<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="11132">
 <titleInfo>
  <title>Sengsara membawa nikmat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sati, Tulis Sutan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
  </place>
  <publisher>PT Balai Pustaka (Persero)</publisher>
  <dateIssued>2010</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Buku SMA Athalia</form>
  <extent>viii, 206 hal.; ilus. : 20.5 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Midun tak habis pikir. Bagaimana mungkin Kacak_penghulu yang kaya raya, bangsawan tinggi kemenakan raja di kampungnya-menaruh iri dan dendam kepadanya, yang hanya seorang rakyat biasa? Midun merasa tidak melakukan perbuatan yang salah, menyinggung, atau manyakiti orang lain. Ia tidak menyadari, justru kehalusan budi pekerti dan kerendahan hatinya menyebabkan ia begitu disayangi  dan dibela oleh orang-orang sekampung, sehingga menerbitkan rasa cemburu dan benci Kacak.&#13;
&#13;
Tak habis-habisnya Kacak mencari akal untuk menjebak, menyiksa, bahkan menghabisi nyawa orang yang tak disenanginya. Niatnya tak pernah sampai karena perjuangan ayah dan guru silat Midun. Tetapi akhirnya upaya Kacak berhasil juga; Midun dihukum penjara karena kesalahan yang sengaja ditimpakan kepadanya.&#13;
&#13;
Menjadi orang hukuman benar-benar suatu hal yang tidak pernah dibayangkan oleh Midun. Walaupun demikian, ia memcoba menjalani dengan tabah dan berani. Hari-hri di dalam penjara terasa berat, bahkan masa depan pun tidak jelas. Apa yang dapat ia lakukan untuk memperbaiki nasib? Midun memilih untuk tidak menyerah.&#13;
&#13;
Bagaimana selanjutnya perjuangan Midun untuk bertahan hidup? Dapatkah ia mengubah nasibnya yang kurang beruntung? Dan bagaimana akhir permusuhannya dengan Kacak?</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Fiksi Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>813</classification>
 <identifier type="isbn">9794073601</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Athalia Regensi Melati Mas Blok B14 Serpong Utara 15323 Tangerang Selatan</physicalLocation>
  <shelfLocator>IND 813 Sat s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000004751</numerationAndChronology>
    <sublocation>SMA Athalia (813 SMA)</sublocation>
    <shelfLocator>IND 813 Sat s</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000011584</numerationAndChronology>
    <sublocation>BI Corner (813 SMA)</sublocation>
    <shelfLocator>IND 813 Sat s</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">0000010691</numerationAndChronology>
    <sublocation>SMA Athalia (813 SMA)</sublocation>
    <shelfLocator>IND 813 Sat s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>sengsara.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>11132</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-10-05 08:23:07</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-05 08:25:07</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>